Pilih Meja Makan Taplak Meja Prasmanan Batik Atau Filamen?

taplak meja makan batik

Sebelum jauh membahas taplak meja prasmanan batik kita perlu tahu dulu sejarah prasmanan itu sendiri. Ya, tidak terlalu mendetail sih tapi cukuplah untuk kita mengenal sedikit sejarahnya seperti apa.

Kalau kita baca sekilas pengertian dari prasmanan itu sendiri di Wikipedia yaitu; sebuah penyajian makanan di acara pesta ataupun restoran yang hidangannya biasa diletakkan diatas meja makan panjang, dialasi oleh taplak meja, dan tamu dipersilahkan sendiri untuk mengambil sajian yang ada.

Asal kata prasmanan di ambil dari kata Fransman, Prancis. Lalu orang Belanda menyebut orang Prancis yang berbudaya menyajikan makanan diatas meja tersebut dengan istilah Prasman.


Bagi lidah Indonesia agar lebih akrab dalam pengucapan kemudian kata Prasman sendiri semakin populer setelah di tambahkan imbuhan 'an ' di akhir kata sebagai pendekatan kata dari makanan.

Nah, sekarang kita kembali ke inti pembahasan mengenai meja makan dengan tambahan alas taplak meja prasmanan ini.

Di pasaran, umumnya kita bisa menemukan dua jenis seperti: taplak meja prasmanan batik, dan taplak meja prasmanan berbahan filamen atau abutay yang di lapisi busa khusus.

Khusus pada taplak meja prasmanan batik kita tahu sepertinya sudah ada sejak dahulu kala, bahkan mungkin sejak zaman penjajahan Belanda taplak meja prasmanan batik ini sudah dikenal dan saking populernya meja-meja perkantoran dan sekolah-sekolah era zaman penjajahan hingga orde lama banyak di gunakan.

Umur pakai taplak meja prasmanan batik ini terbilang panjang dan bertahan lama, mungkin sampai puluhan tahun lebih. 


Ciri khasnya dibuat dari bahan katun yang dilukis motif batik tulis secara manual dan model batik cetak. Tapi yang kualitas yang paling bagus adalah taplak meja prasmanan batik yang dibuat secara tulis manual.

Karena mungkin sudah dianggap terlalu mainstream berpuluh-puluh tahun digunakan, dalam perjalanan sejarah pemakaian meja makan prasmanan batik perlahan mulai pudar dan masyarakat mulai menyukai filamen (terbuat dari benang rayon) sebagai alternatif baru pengganti taplak meja prasmanan batik.


Memang taplak meja dari bahan filamen ini terlihat lebih modern, memiliki permukaan yang lembut karena dalamnya di lapisi busa tipis, dan penjahit-penjahit pun kreatif memberikan sentuhan lipatan dan teknik jahitan yang menarik.


Dan pada akhirnya taplak meja prasmanan batik pun perlahan mulai ditinggalkan dan digantikan oleh taplak meja berbahan filamen.

Taplak meja prasmanan batik yang dulu begitu terkenal kepraktisan dalam hal penggunaannya, berbentuk segi empat, saat memasangnya cukup dikibaskan, diletakkan diatas meja makan sebagai alas dan pemantas kini perlahan mulai tergantikan dengan 'cover' filamen.

Ini terbukti jika kita lihat di toko-toko offline maupun online jarang sekali di temukan taplak meja prasmanan batik lagi, lebih dominan di temukan taplak meja dari bahan filamen yang terkadang sudah sepaket dengan tempat tisu.


Di luar, ternyata bahan filamen bukan hanya di buat untuk taplak meja saja, tapi juga untuk berbagai model dekorasi interior rumah dan hotel sebagai acara resmi, atau acara keluarga seperti untuk dekorasi tenda, cover kursi, cover kotak 'sumbangan', hordeng dan lain sebagainya.

Pernah tahun lalu saya secara tidak sengaja menemukan taplak meja prasmanan batik di pasar Cipulir, namun setelah saya dekati dan raba ternyata hanya motifnya saja yang bercorak batik tapi dibuat dari bahan filamen. Tidak lagi dibuat dalam bentuk batik tulis manual tapi cetak mesin.


A. Kelebihan Taplak Meja Prasmanan Batik

 

taplak meja

Kedua bahan; taplak meja prasmanan batik dan bahan filamen tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. 


Sekarang kita mulai dari taplak meja prasmanan batik dahulu, ya.

  • Umumnya terbuat dari bahan katun sehingga saat di gunakan terasa adem
  • Mudah menyerap cairan atau keringat
  • Mudah di cuci
  • Bahannya ringan
  • Praktis saat pelipatan dan pemasangannya
  • Terlihat antik dan klasik
  • Cocok di segala cuaca dan suhu
  • Tidak membuat alergi bagi kulit sensitif
  • Memiliki bau kain yang khas



Kekurangan Taplak Meja Prasmanan Batik

  • Jika kotor tidak segera di bersihkan maka noda yang menempel pada serat katun sulit di bersihkan
  • Motif batik sudah dianggap terlalu mainstream
  • Terlihat kuno untuk pemakaian saat ini
  • Bahan terlalu tipis
  • Karena tidak memiliki lapisan ganda mudah bolong ketika tersulut abu rokok
  • Jika tidak dirawat dengan baik bahan akan mudah lapuk atau rusak di makan rayap
  • Mudah kusut
  • Warna batik lama-kelamaan pucat karena faktor usia atau kesalahan dalam proses pencucian
  • Cat pada motif batik bisa luntur
  • Corak motif batiknya beragam

 

BACA JUGA:


B. Kelebihan Taplak Meja Prasmanan Filamen


taplak meja

 

  • Terlihat lebih modern
  • Pemasangan mudah seperti memasang kerudung meja
  • Warna terlihat mewah, cenderung mengkilap
  • Memiliki variasi lipatan jahitan (skriting)
  • Bahan lembut karena di dalamnya terdapat lapisan busa tipis
  • Tidak mudah tembus/ bolong karena memiliki lapisan ganda (busa)
  • Terlihat cantik karena memiliki beragam dekorasi poni dan benang emas
  • Cepat kering ketika di jemur
  • Lebih tahan terhadap reaksi kimia di banding bahan katun
  • Lebih tahan lama
  • Anti jamur dan bakteri
  • Bahannya lentur



Kekurangan Taplak Meja Prasmanan Filamen

  • Jahitan mudah lepas (jika kualitasnya tidak baik)
  • Bahan mudah berbulu jika sering terkena gesekan
  • Jika terkena cairan pekat agak sulit membersihkannya, terutama pada bagian lipatan
  • Menimbulkan iritasi bagi kulit yang sensitif
  • Tidak cepat menyerap cairan
  • Bahan licin
  • Dalam waktu yang lama terasa kurang nyaman jika tersentuh kulit
  • Lebih berat karena ada tambahan lapisan ganda seperti busa
  • Filamennya sendiri mudah terbakar sehingga mudah bolong ketika terkena abu rokok atau bahan panas
  • Warna cenderung polos dan membosankan


Nah itulah perbedaan; kelebihan dan kekurangan meja makan taplak meja prasmanan batik dengan bahan filamen yang bisa jadi referensi pembaca sebelum memilih atau membelinya.

 


Keduanya jika dipadukan dengan meja makan sebetulnya sama-sama serasi, selain mempercantik tampilan meja makan, menambah selera makan, tapi juga turut mensukseskan acara yang diselenggarakan. 

 

Jadi pembaca akan memilih yang mana, taplak meja prasmanan batik atau yang dari bahan filamen saja?

Semoga bermanfaat, Terimakasih.


LihatTutupKomentar